Langsung ke konten utama

The New Employee



1.      Are you Mr. Handoyo the new employee?
Apakah anda Tuan Handoyo, karyawan baru itu?
2.      Yes, I am.
Ya benar
3.      The boss told me to assist you.
 Pimpinan menyuruh saya untuk membantu anda
4.      Please ask section chief Mr. Purwadi about the details of project.
Silakan tanya pada kepala seksi Tuan Purwadi tentang rincian proyek tersebut
5.      When you have any question, troubles or whatever, don’t be hesitate to ask me.
Bila anda punya suatu pertanyaan, kesulitan atau apa saja, jangan ragu bertanya pada saya.

UNGKAPAN
1.      When you come to the office and go home, never fail to punch your time card.
Pada saat anda datang ke kantor dan pulang, jangan lupa melubangi kartu absensi anda.
2.      When you are late, your record will come out red.
Apabila anda terlambat catatan anda akan muncul warna merah.
3.      When transportation is delayed, get a voucher for that.
Bila transportasi terlambat, minta surat buktinya.
4.      You can see everybody in the room from here.
Anda dapat melihat semua orang didalam ruangan dari sini.
5.      It may take some time for you to get used to this.
Anda mungkin perlu waktu untuk terbiasa dengan hal ini. 
6.      Thank you very much, Miss Laraswati.
Terima kasih banyak, Nona Laraswati.
7.      At your service. Please call me by my first name, Laras.
Sama-sama. Anda bisa panggil saya dengan nama depan saya, Laras.
8.      Here’s your desk.
 Ini meja anda.
9.      I think I’ll test out the chair.
 Saya kira saya akan mencoba kursinya.
10.  Go ahead.
Silakan
11.  You can adjust the height here with this lever.
Anda dapat mengatur ketinggiannya disini dengan pengungkit ini.


PERKATAAN
©        Join a company
Menjadi anggota perusahaan
©        New employee/new member of the staff/new comer
Karyawan baru/anggota staf baru/pendatang baru
©        New graduate,
Lulusan baru
©        Part time employment
Pegawai paruh waktu
©        Probationary employment/trial employment
Pegawai dalam masa percobaan/pegawai percobaan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Al-Wasi'

Alwasi' adalah satu dari nama dan sifat Allah Yang Mahasempurna. Maksudnya adalah yang luas sifat-Nya dan yang berkaitan dengannya. Tidak ada seorang pun yang dapat sampai kepada pujian terhadap-Nya. Sesungguhnya Dia seperti yang Dia puji diri-Nya. Dia-lah yang Mahaluas keagungan, kekuasaan, kerajaan, keutamaan, kebaikan, dan Yang Mahaagung kedermawanan dan kemuliaan-Nya. "Dan milik Allah timur dan barat. Kemana pun kamu menghadap di sanalah wajah Allah. Sungguh, Allah Mahaluas, Maha Mengetahui." (QS. 02:115)

Tauhid Rububiyah

Tauhid Rububiyah adalah mengesahkan Allah dengan meyakini bahwa Dia adalah Rabb Yang Ma ha Menciptakan segala sesuatu yang ada di bumi ini. Di antara nama dan sifat-Nya yang indah adalah Al-'Alim, artinya Allah Maha Mengetahui. Maknanya, ilmu-Nya meliputi yang zahir dan yang bathin; yang tampak maupun yang tersembunyi; yang di atas dan yang di bawah; yang telah berlalu, yang sekarang, dan yang akan datang. Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sesuatu apa pun. Dia mengetahui apa yang terjadi, apa yang akan terjadi, apa yang tidak terjadi, seandainya terjadi, dan bagaimana jika terjadi. Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu dan Dia menghitung segala-galanya. "Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untuk mu kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. 2 : 29)

Doing business is not to have something, but to do something

Berbisnis bukan demi memperoleh sesuatu, misalnya kekayaan atau kekuasaan, tetapi untuk melakukan sesuatu. Saya pribadi sangat menyukai aspek-aspek filosofis dibalik segala aktivitas, terutama bisnis. Jika berbisnis agar mendapatkan uang miliran rupiah, suatu saat pasti akan kecewa. Mungkin bisa saja kita mendapatkan apa yang kita inginkan, yaitu uang miliaran rupiah. Tapi cepat atau lambat, dalam hati nurani akan mengatakan, “apa arti semua ini?”. Kalau bisnis hanya karena ingin menjadi kaya, maka akan berhenti setelah merasa kaya. Kita akan terbangun suatu pagi dan merasa bahwa semua yang kita rencanakan tidak ada artinya, sebab kita sudah kaya. Secara otomatis proses kreatif dalam berbisnis, habis sudah. Mengabdi kepada keluarga dan sanak famili adalah keharusan yang sudah umum, dan bukan merupakan suatu keistimewaan. Namun mengabdi kepada masyarakat justru jauh lebih menantang. Di era sekarang ini tidak dipungkiri bahwa uang sudah dianggap ...