Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

Syirik

Mengambil sesembahan selain Allah adalah perbuatan syirik akan uluhiyah Allah. Syirik semacam ini merupakan syirik yang sangat besar dosanya dan merupakan kedzaliman yang sangat besar. Nabi Musa mendakwahkan tauhid uluhiyah dan memperingatkan umatnya agar tidak menyekutukan Allah dengan apa pun. Dosa besar yang tidak akan diampuni Allah manakala seseorang meninggal dan tidak sempat bertobat semasa hidupnya, yaitu dosa syirik. "Dan sungguh, Musa telah datang kepadamu dengan bukti-bukti kebenaran....." (QS. 02:92)

Allah Tidak Lengah Terhadap Apa Yang Kita Kerjakan

Meyakini bahwa Allah tidak lengah terhadap apa yang kita kerjakan adalah salah satu dari pengertian tauhid Asma wa Sifat. Maksudnya bahwa Allah, Rabb Yang Menciptakan alam semesta berikut segala isinya, Yang mencukupkan rezeki seluruh makhluk yang ada di dalamnya, dan yang berhak disembah dengan benar adalah Rabb yang memiliki nama-nama dan sifat-sifat yang mahasempurna, yang maha-indah. Maka mustahil sifat-sifat yang rendah dan hinah dinisbahkan kepada Allah, Rabb Yang Mahasempurna "...Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. 02:85)

Inti Dakwah

Inti dakwah seluruh nabi dan rasul adalah perintah untuk menyembah hanya kepada Allah saja. Tauhid ini disebut dengan tauhid uluhiyah . Setiap nabi dan rasul selalu memulai dakwahnya dengan perintah tauhid uluhiyah, sebagaimana yang diucapkan oleh Nabi Nuh, Hud, Saleh, Syu'aib, dan lain-lain. Nabi Ibrahim adalah kekasih Allah. Beliau adalah bapaknya tauhid, karena keyakinan beliau adanya Allah melahirkan ketundukan dan ketaatan yang sempurna. Allah mengujinya dengan beberapa perintah dan larangan, dan beliau mampu melaksanakan seluruhnya dengan sebaik-baiknya, inilah hakikat dari tauhid. ".....Janganlah kamu menyembah selain Allah....." (QS. 02 : 83)

Allah adalah Pemberi rezeki

Di anatara pengertian tauhid rububiyah adalah meyakini bahwa Allah adalah Pemberi rezeki bagi setiap manusia, binatang, dan makhluk lainnya. Tidak ada yang mampu memberikan rezeki selain Allah 'Azza wa Jalla.  "......Makan dan minumlah dari rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu melakukan kejahatan di bumi dengan berbuat kerusakan." (QS. 02:60)

Tauhid Rububiyah

Tauhid Rububiyah adalah mengesahkan Allah dengan meyakini bahwa Dia adalah Rabb Yang Ma ha Menciptakan segala sesuatu yang ada di bumi ini. Di antara nama dan sifat-Nya yang indah adalah Al-'Alim, artinya Allah Maha Mengetahui. Maknanya, ilmu-Nya meliputi yang zahir dan yang bathin; yang tampak maupun yang tersembunyi; yang di atas dan yang di bawah; yang telah berlalu, yang sekarang, dan yang akan datang. Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sesuatu apa pun. Dia mengetahui apa yang terjadi, apa yang akan terjadi, apa yang tidak terjadi, seandainya terjadi, dan bagaimana jika terjadi. Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu dan Dia menghitung segala-galanya. "Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untuk mu kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. 2 : 29)

Tauhid Uluhiyah

Allah memerintahkan kepada kita untuk bertauhid Uluhiyah, yaitu menyembah-Nya dan beribadah hanya kepada-Nya. Dia pun menunjukkan dalil rububiyah kepada kita, yaitu penciptaan-Nya terhadap manusia dari yang pertama hingga yang terakhir, penciptaan langit dan bumi serta seisinya, penurunan hujan, penumbuhan tumbuh-tumbuhan, pengeluaran buah-buahan yang menjadi rezeki bagi para hamba.

BIANGNYA INOVASI

Saat ini Apple Inc didaulat sebagai salah satu perusahaan paling berpengaruh untuk urusan teknologi dunia. Kebetulan, saya pribadi memiliki iPad dan iPhone, produk-produk masyhur keluaran Apple. Adalah sosok Steve Jobs, sang pendiri Apple-lah yang memiliki visi jauh ke depan, sehingga mengantarkan Apple menjadi perusahaan yang sangat disegani. Ia adalah sosok yang amat mengagumi kesederhanaan dan keindahan. Inilah rahasia suksesnya, selain visi yang jauh ke depan, yang membuat Apple berhasil membendung dominasi Microsoftnya Bill Gates. Pada 1974, Steve Jobs kembali ke California dan bekerja di perusahaan game Atari bersama Steve Wozniak. Suatu ketika, ia kepincut pada komputer rancangan Steve Wozniak. Ia pun membujuk Steve Wozniak untuk mendirikan perusahaan komputer. Dan sejak itulah, tepatnya 1 April 1976, di usianya yang ke-21, mereka mendirikan Apple Computer. Singkat cerita, kisah sukses segera menghampiri mereka. Namun, kala perusahaan tengah berkembang, dewan direksi Apple malah...