Langsung ke konten utama

Ramadhan Bulan Overhaul (Turun Mesin) Hati

Allah Taala menjadikan manusia dijadikan  lengkap dengan
kekuatan dan kelemahannya.
Tuhan tahu bagaimana menguatkan yang lemah
dan bagaimana menyuburkan yang kuat
Allah Taala tahu di mana kebaikan manusia,
dan di mana kejahatan mereka
Memang Tuhan ada membekali manusia dengan benih  baik dan benih jahat
Tuhan tahu dari sumber apa manusia menjadi baik dan dari sebab apa dia menjadi jahat
Hatilah wadahnya yang bisa menerima kebaikan dan kejahatan
Di dalam  masa setahun manusia berhadapan dengan
berbagai-bagai ujian dan tantangan
Ujian dan tantangan itu seperti tekanan hidup, sibuk dengan kerja,
berhadapan dengan tingkah laku manusia
Terjadi  juga ujian-ujian yang mendadak,
Kemalangan, kecelakaan yang tidak disangka-sangka,
melihat, mendengar perkara yang merusakkan.
Ditambah lagi hasil didikan, dan bacaan  kesemuanya ini
memberi kesan yang negatif kepada jiwa kebanyakan orang.
Kecuali orang yang kuat hubungan hatinya dengan Tuhan ,
jiwanya  tidak rusak dan tidak terpengaruh, tidak memberi kesan.
Ujian-ujian itu tidak merusakkan jiwa mereka,
bahkan bertambah kuat hubungan hatinya dengan Tuhan.
Dengan rahmat Tuhan dan kasih sayang-Nya
Tuhan  perintahkan puasa Ramadhan dan lain-lain ibadah tambahan,
Ramadhan dapat membaiki dan memulihkan  kejahatan
dan kerusakan  manusia setahun dengan  hanya sebulan
Seolah-olah Ramadhan bulan overhaul hati insan.
Seperti kendaraan yang sudah lama dipakai,
banyak kerusakan telah terjadi terutama mesin, perlu overhaul/turun mesin/service besar
Overhaullah caranya memulihkan kendaraan
yang kondisinya sudah  buruk.
Manusia yang sudah  rusak jiwanya, fikirannya,
sikap dan  tingkahlakunya dipulihkan melalui didikan Ramadhan.
Didikan Ramadhan merupakan satu paket pendidikan yang
antara satu sama lain kuat-menguatkan .
‎​Siangnya puasa, shalawat ditambah lagi dengan Taraweh,
disusul dengan membaca Al Quran
Ditambah lagi dengan ibadah-ibadah sampingan,
zikir, wirid, tasbih, tahmid, salawat, tafakur
digalakkan bersedekah dan pemurah,
bermuzakarah yang menambah kesadaran
Keseluruhan itu asasnya adalah mujahadah(berjuang) melawan  nafsu
menentukan didikan Ramadhan berkesan atau tidak bekesan
Didikan Ramadhan ada mujahadah, ada didikan puasa,
didikan shalat.
Ditambah lagi didikan Al Quran dan lain-lain lagi tambahannya.
Mujahadah artinya memerlukan kekuatan jiwa,
memaksa melakukan yang disuruh,
memaksa meninggalkan larangan.
Larangan itu  ada yang lahir maupun yang batin mesti ditinggalkan
Mujahadah ertinya memaksa, tersiksa,
membenci, menjemukan, meletihkan
Kalau jiwa tidak kuat usaha tidak dapat diteruskan,
atau dilakukan tanpa kesungguhan
Kerana itulah mujahadah perlu pendorong yang luar biasa,
Pendorongnya ialah puasa yang hati dan fikirannya puasa,
shalat yang dapat dihayati,
didikan Al Quran yang difaham dan dijiwai
Di antara didikan shalat : menebalkan rasa kehambaan
dan menajamkan rasa bertuhan.
Di antara didikan Al Quran : di sana ada khabar gembira,
ada peringatan, ada suri tauladan juga ada kesadaran dan keinsafan
Didikan puasa: rasa lemah, rasa hamba,
rasa timbang rasa, menyadarkan dan menginsafkan
Dari 3 paket didikan yang utama  itulah
Menjadi pemicu dan pendorong menguatkan jiwa, menyuburkan jiwa,
meneguhkan keyakinan .
‎​Apabila jiwa kuat, jiwa subur, mujahadah pun kuat
Apabila jiwa kuat dan subur hikmah Ramadhan
dari 3 paket didikan tadi akan dapat membangunkan  insan
Jika hikmah Ramadhan itu dapat dimiliki lahirlah manusia luarbiasa!
Ertinya manusia yang telah dioverhaul di bulan Ramadhan.
Mengembalikan manusia kepada fitrah sucinya
Lahirlah manusia yang luar biasa,
yaitu manusia yang benar-benar rasa kehambaan
Manusia yang tawadhuk, sabar, redha, berkasih sayang,
bertimbang rasa, pemurah, kerjasama
Malu akan jadi pakaian, tawakal menjadi perasaan, keyakinan kental
Apabila sifat ini dapat dimiliki, otomatis mazmumah terbasmi
Sombong, tamak, bakhil, pemarah, hasad,
dendam, gila puji, gila nama, gila dunia.
Inilah dia orang yang menang dan berjaya melalui didikan Ramadhan
Setelah Ramadhan manusia itu kembali suci seperti fitrahnya yang asal
Orang ini sajalah yang layak berhari raya.
Karena berjaya mengembalikan kesucian fitrahnya,
hari raya namanya.
Hari raya artinya mengembalikan fitrah suci lagi murni
Kalau fitrah yang suci murni ini kekal sepanjang tahun,
Ramadhan yang akan datang
hanya memberi cahaya  saja lagi, bukan lagi overhaul, tinggal mengkilatkan.
Begitulah didikan Ramadhan ,namun betapa banyak orang yang gagal,
sedikit sekali yang berjaya mencapainya...
 pantes kah kt merayakan kemenangan di I'd fitri... :'(
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demokrasi dalam Bayangan Politik Uang dan Patronase

Diambil dari wikipedia Hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) di Jakarta kembali menjadi sorotan. Selain menentukan arah kepemimpinan ibu kota, pilkada ini juga mencerminkan fenomena yang lebih luas tentang dinamika demokrasi di Indonesia. Salah satu isu yang mencuat adalah maraknya penyalahgunaan kekuasaan, praktik politik uang, serta hubungan patronase dan klintelisme yang menjadi tantangan serius bagi kualitas demokrasi. Demokrasi dan Penyalahgunaan Kekuasaan Demokrasi seharusnya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi secara bebas dan adil. Namun, kenyataannya, kekuasaan sering kali digunakan untuk tujuan yang menyimpang. Dalam konteks pilkada, penyalahgunaan kekuasaan mencakup tindakan-tindakan seperti manipulasi data pemilih, tekanan terhadap aparat atau lembaga negara, serta penggunaan fasilitas negara untuk mendukung kampanye tertentu. Praktik-praktik semacam ini tidak hanya merusak integritas pemilu, tetapi juga menggerus kepercayaan publik terhadap sistem de...

Berhentilah Memerintah

---------------------------------- Anne Ahira Newsletter Think & Succeed! Jumlah Pembaca:  500,000+  ---------------------------------- "Pemimpin sejati melayani. Melayani orang-orang. Melayani minat terbaik mereka. Dalam memimpin, mereka tidak selalu bertindak populer, dan tidak juga selalu mengesankan. Tetapi pemimpin sejati selalu dimotivasi oleh kepedulian kasih dibandingkan hasrat kejayaan pribadi dan mereka pun bersedia membayar harganya"  - Eugene B. Habecker Dear  Suparjo  pemimpin yang baik, Memimpin yang efektif bukanlah mengenai bagaimana memerintah anak buah. Semua orang pun bisa melakukan hal itu jika diberi kekuasaan. Memimpin yang efektif adalah sebuah seni melayani.  Pemimpin yang memiliki banyak pengikut adalah pemimpin yang melayani. Menurut pakar kepemimpinan John C. Maxwell, untuk menjadi orang besar kita harus mau menjadi yang paling kecil dan juga pelayan bagi orang lain. Layanilah orang lain den...

Inti Dakwah

Inti dakwah seluruh nabi dan rasul adalah perintah untuk menyembah hanya kepada Allah saja. Tauhid ini disebut dengan tauhid uluhiyah . Setiap nabi dan rasul selalu memulai dakwahnya dengan perintah tauhid uluhiyah, sebagaimana yang diucapkan oleh Nabi Nuh, Hud, Saleh, Syu'aib, dan lain-lain. Nabi Ibrahim adalah kekasih Allah. Beliau adalah bapaknya tauhid, karena keyakinan beliau adanya Allah melahirkan ketundukan dan ketaatan yang sempurna. Allah mengujinya dengan beberapa perintah dan larangan, dan beliau mampu melaksanakan seluruhnya dengan sebaik-baiknya, inilah hakikat dari tauhid. ".....Janganlah kamu menyembah selain Allah....." (QS. 02 : 83)