
Ada yang mengatakan Yunus A.S. tinggal di dalam perut ikan selama 3 hari, 7 hari, bahkan 40 hari. Selama itu ia berdoa kepada Allah SWT.,
“Allahumma, la ilaha illa anta. Subhanaka, inni kuntu minazzhalimin.”
Artinya:
Ya Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh aku ini termasuk orang-orang yang zalim’.
Doa Yunus menembus Arsy, sampai-sampai para malaikat berkata, “Ya Rabb, sepertinya ini adalah suara orang lemah yang sudah dikenali, yang datang dari negeri yang jauh dan asing.”
Allah bertanya, “Tahukan kalian, suara siapakah itu?”
Malaikat menjawab, “Suara siapakah itu?”
Allah berkata, “Itu adalah suara Yunus, hamba-Ku”.
Malaikat berkata, “Yunus yang amalnya senantiasa naik ke langit dan doanya dikabulkan? Ya Rabb, tidakkah Engkau menaruh belas-kasih padanya lantaran dia senantiasa memuji-Mu di saat senang, dengan begitu Engkau selamatkan ia di saat terjepit seperti ini?”
Allah menjawab, “Ya, tentu saja.”
Maka, Allah memerintahkan kepada ikan hut untuk
melemparkan Yunus ke daerah tandus. Nabi Yunus terdampar di sebuah pulau yang
tandus, dalam keadaan lemah. Lalu, Allah mengembalikan kekuatannya dengan
menumbuhkan pohon labu di dekatnya. Bukan hanya itu, Allah mengembalikan seribu
umatnya dalam keadaan beriman, dan Allah berikan kemakmuran hidup kepada
mereka.
(Q.S. As-Shaffat/37: 145-148)
Doa Nabi Yunus adalah salah satu doa mustajab. Kita
dianjurkan untuk sering membacanya, lebih-lebih di saat kita mengalami
kesulitan
Komentar
Posting Komentar