Langsung ke konten utama

TONGGAK KEHIDUPAN

Sekiranya saat ini kita merasa gagal dalam menggapai impian kita. Cobalah mengingat kembali masa lalu, saat kita merasa begitu percaya diri dan bersemangat – apa saja, misalnya : hari kelulusan, naik jabatan, sukses menutup penjualan, atau kelahiran anak pertama. Rasakan aliran pengalaman itu sekali lagi. Lihat dan dengar. Rasakan setiap detail peristiwa. Resapi kekuatan yang ada diri kita pada waktu mengalami peristiwa tersebut. Lalu yang terpenting, sering mengingatnya. Putarlah kembali film masa lalu kita, buka lagi file-file yang ada di memori kita. Lakukanlah perenungan lebih dalam lagi apa yang menyebabkan mimpi-mimpi dan cita-cita itu bisa diraih. Aktivitas apa saja yang sudah dilakukan dimasa lalu. Setelah itu ambillah langkah perubahan melalui tindakan. Melangkahlah keluar dari keterkungkungan yang menyelimuti diri dan fikiran kita yang berujung terpenjara diri dalam kehidupan. Kita adalah apa yang kita pikirkan. Jika kita berpikir sukses maka pikiran kita akan memandu kita menuju sukses. Jika kita sudah melempar hati kita nun jauh di sana maka seluruh tubuh pun akan mengikutinya. Jika kita sudah menancapkan satu tonggak keyakinan untuk sukses maka seluruh jiwa raga ini pun akan mengikuti menuju tonggak tersebut.
Saat kita memerlukan kekuatan yang membantu kita merasa lebih percaya diri dan bersemangat, kembalilah ke momen tersebut dan rasakan lagi. Maka, kita akan memperoleh semangat untuk hari ini dan masa mendatang. Ulangi lagi setiap kita membutuhkannya. Masa lalu meyediakan sumber tak terbatas untuk  diri kita. Gunakan untuk relaksasi, cinta dan komunikasi yang lebih baik. Masa lalu kita adalah tambang berharga agar hidup lebih hidup lagi.
Temuilah teman-teman yang punya ambisi, visi dan misi yang sama-sama ingin meraih sukses. Bergabunglah dengan orang-orang yang positif. Perbanyaklah aktivitas dan lakukan terus sambil melakukan renungan. Jangan lupa tulis tiap kejadian baik suka mau pun duka.
Salam Bisa dan sukses untuk kita semua.
Berani mimpi, berani coba, berani gagal dan berani menerima keberhasilan.

Mari kita tancapkan tonggak sejarah kehidupan  sekarang juga. Jangan putus asa, lakukan yang terbaik. Salam Bisa...!!!


JOJO SUPARJO feat DR. IBRAHIM ELFIKY (Maestro Motivator Dunia).         

Follow me at twitter : @suparjo
HP 0815 1049 1015
email : suparjo@ymail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demokrasi dalam Bayangan Politik Uang dan Patronase

Diambil dari wikipedia Hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) di Jakarta kembali menjadi sorotan. Selain menentukan arah kepemimpinan ibu kota, pilkada ini juga mencerminkan fenomena yang lebih luas tentang dinamika demokrasi di Indonesia. Salah satu isu yang mencuat adalah maraknya penyalahgunaan kekuasaan, praktik politik uang, serta hubungan patronase dan klintelisme yang menjadi tantangan serius bagi kualitas demokrasi. Demokrasi dan Penyalahgunaan Kekuasaan Demokrasi seharusnya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi secara bebas dan adil. Namun, kenyataannya, kekuasaan sering kali digunakan untuk tujuan yang menyimpang. Dalam konteks pilkada, penyalahgunaan kekuasaan mencakup tindakan-tindakan seperti manipulasi data pemilih, tekanan terhadap aparat atau lembaga negara, serta penggunaan fasilitas negara untuk mendukung kampanye tertentu. Praktik-praktik semacam ini tidak hanya merusak integritas pemilu, tetapi juga menggerus kepercayaan publik terhadap sistem de...

Berhentilah Memerintah

---------------------------------- Anne Ahira Newsletter Think & Succeed! Jumlah Pembaca:  500,000+  ---------------------------------- "Pemimpin sejati melayani. Melayani orang-orang. Melayani minat terbaik mereka. Dalam memimpin, mereka tidak selalu bertindak populer, dan tidak juga selalu mengesankan. Tetapi pemimpin sejati selalu dimotivasi oleh kepedulian kasih dibandingkan hasrat kejayaan pribadi dan mereka pun bersedia membayar harganya"  - Eugene B. Habecker Dear  Suparjo  pemimpin yang baik, Memimpin yang efektif bukanlah mengenai bagaimana memerintah anak buah. Semua orang pun bisa melakukan hal itu jika diberi kekuasaan. Memimpin yang efektif adalah sebuah seni melayani.  Pemimpin yang memiliki banyak pengikut adalah pemimpin yang melayani. Menurut pakar kepemimpinan John C. Maxwell, untuk menjadi orang besar kita harus mau menjadi yang paling kecil dan juga pelayan bagi orang lain. Layanilah orang lain den...

Inti Dakwah

Inti dakwah seluruh nabi dan rasul adalah perintah untuk menyembah hanya kepada Allah saja. Tauhid ini disebut dengan tauhid uluhiyah . Setiap nabi dan rasul selalu memulai dakwahnya dengan perintah tauhid uluhiyah, sebagaimana yang diucapkan oleh Nabi Nuh, Hud, Saleh, Syu'aib, dan lain-lain. Nabi Ibrahim adalah kekasih Allah. Beliau adalah bapaknya tauhid, karena keyakinan beliau adanya Allah melahirkan ketundukan dan ketaatan yang sempurna. Allah mengujinya dengan beberapa perintah dan larangan, dan beliau mampu melaksanakan seluruhnya dengan sebaik-baiknya, inilah hakikat dari tauhid. ".....Janganlah kamu menyembah selain Allah....." (QS. 02 : 83)